Luka Terpendam

alone-boy-sad-broken-heart-lonely

Hadirmu berulang kali datang dalam mimpiku. Isyarat rindu atas hadirmu juga tawamu, ingin berbagi cerita denganmu. Berhari-hari tak ku dapatkan kabarmu, kau menghilang seperti asap. Kenangan hilir mudik sesukanya dalam pikiranku, sebagian besar tentang kau. Tapi kau terlalu tega hilang kabar, tak tersentuh. Kau sembunyi, menghindariku menutup komunikasi dariku. Alasanmu masih tak dapat kumengerti, pikirku itu bagai bualan kosong agar kau dapat pergi.

Kau sempat kembali padaku, membuatku tenang bahwa kau baik-baik saja. Tapi itu hanya harapan palsu. Kau tega melakukannya menambah sakit semakin parah. Kau bilang tidak apa-apa, tapi hatimu berkata lain. Aku benci saat kau berbohong. Bagaikan aku bicara dengan dinding kosong, tapi bahkan dinding itu pun juga hanya ilusi. Kau hadirkan harapan yang tak nyata, membiarkan aku percaya. Lalu kau perlahan menghilang diam-diam seolah tak terjadi apa-apa.

Meskipun sebenarnya aku tahu, itu sebab luka lama yang kau pendam. Luka yang tak pernah ingin kau bicarakan. Luka yang tak pernah kau obati dan kau sembunyikan dariku. Pada akhirnya luka itu semakin menyakitkanmu tapi aku tak dapat berbuat apapun karena aku tak mengetahui keberadaan luka itu. Seandainya luka itu kau beritahu padaku mungkin cerita akan berbeda. Paling tidak aku tahu sebabnya, tidak seperti sekarang. Aku sendiri tenggelam dalam tanya. Segala pertanyaan yang dulu tak kau jawab itu menguasaiku. Menjadikan alasanku untuk membencimu. Rindu itu telah berubah menjadi benci berkat kau yang lebih suka sembunyi. Tertawalah jika itu memang tujuanmu sejak awal, karena aku juga akan mulai melupakanmu, menghapusmu dari pikiranku.

Nezar Ray | 22/08/2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s