SING (2016): Ketika Mimpi Harus Diperjuangkan

sing-2016

Sebenarnya sudah cukup lama nonton film ini dan entah kenapa rasanya gatal mau review film ini. Karena saya termasuk orang yang suka dengan film animasi, apalagi digabungkan dengan unsur komedi dan musikal adalah suatu perpaduan yang menarik. Saya pun waktu itu menontonnya seperti menonton konser. Filmnya dipenuhi dengan nyanyian-nyanyian yang dibawakan dengan indah oleh pengisi suara bersuara emas. Lalu filmnya juga dikemas secara menarik dengan mengangkat tema tentang mimpi yang harus diperjuangkan demi terwujudnya mimpi tersebut.

Sing diproduksi oleh Illumination Entertainment dan Universal Pictures. Dirilis di bioskop sejak tanggal 21 Desember 2016 kemarin dengan Garth Jennings sebagai sutradara dekaligus penulis naskah dalam film animasi ini. Serta diisi suara oleh Mathhew McConaughey, Reese Witherspoom, Scarlett Johansson, Tory Kelly dan masih banyak lainnya.

Sing berkisah tentang sebuah dunia yang dipenuhi dengan hewan-hewan yang dapat berdiri dengan dua kaki dan hidup layaknya manusia. Menceritakan mengenai seekor koala bernama Buster Moon (Matthew McConauhey) yang memiliki usaha di bidang teater namun karena kegagalan pada satu pertunjukkan merusak nama baiknya. Namun ia tak kenal menyerah, ia tetap berusaha mempromosikan dan melakukan inovasi-inovasi baru dalam dunia teater dengan membuat sebuah audisi menyanyi.

banner

Namun karena satu kesalahan asistennya yang kelebihan menuliskan angka nol untuk hadiahnya, audisi menyanyi ini pun menarik minat banyak orang. Antrian panjang pun terjadi di depan teaternya. Dari audisi itulah akan ditemui puluhan hewan yang memiliki suara emas yang akan dipilih oleh Moon untuk tampil di pertunjukkan teaternya.

Moon pun memilih kandidat hewan yang akan mengisi acara pertunjukkan teaternya. Masing-masing kandidat memiliki masalahnya masing-masing yang harus dipecahkan mereka demi mewujudkan mimpinya menjadi penyanyi. Film Sing menggambarkan jika sebuah mimpi memerlukan keberanian dan pengorbanan demi mewujudkannya. Bahwa kita harus menyingkirkan segala rasa takut yang menyelimuti diri dan tunjukkan pada dunia bahwa kita bisa.

Filmnya sarat dengan pesan moral bahwa tiada yang mungkin di dunia jika kita menginginkannya. Seperti koala tersebut yang pantang menyerah mempromosikan teaternya dan berusaha membuatnya ramai kembali seperti waktu dulu. Serta para peserta audisi yang berusaha menyingkirkan segala rintangan demi mewujudkan mimpinya masing-masing.

Nezar Ray | 07/01/2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s