HANGOUT (2016): Pembunuhan Berantai yang Dibalut Comedy

hangout-film
Poster Film Hangout

Dari sekian banyaknya film Raditya Dika, baru film Hangout ini yang menggugah saya untuk datang ke bioskop menonton film tersebut. Saya merasa tertarik karena genre tidak biasa yang ditawarkan yaitu genre thriller-comedy. Bagaimana bisa thriller yang menghadirkan ketegangan disatukan dengan comedy yang mengundang tawa. Tentu akan menjadi tontonan menarik yang tidak biasa.

Filmnya sendiri bercerita tentang 9 public figure yang diundang ke sebuah pulau oleh seorang sosok misterius. Lalu mereka mati satu persatu, mungkinkah pembunuhnya salah satu dari mereka? Ya kira-kira seperti itulah narasi yang selalu ulang-ulang diucapkan Radit ketika ditanya film Hangout itu tentang apa. Yang menjadi pertanyaan adalah siapa pembunuhnya. Bisa salah satu dari mereka atau mungkin memang si sosok misterius tersebut.

Sejak teaser film Hangout keluar, pertanyaan itulah yang menguak membuat penasaran para penonton termasuk saya. Hingga akhirnya bermunculan video-video di youtube yang berusaha menebak siapa pembunuhnya. Belum lagi Radit juga menyajikan vlog 20 hari syuting film Hangout sebagai salah satu teknik promosi film. Sungguh promosi yang bagus dan brillian menurutku. Jadi wajar saja masuk hari ke-13 film ini tayang kabarnya sudah menembus 2 juta penonton. Selain karena jalan ceritanya yang menarik, timing peluncuran film ini juga tepat pada saat momen liburan.

Lebih lengkapnya film Hangout menghadirkan 9 orang public figure yang memerankan diri mereka sendiri. Mereka adalah Raditya Dika, Soleh Solihun, Mathias Muchus, Surya Saputra, Titi Kamal, Dinda Kanyadewi, Prilly Latuconsina, Gading Marten, dan Bayu Skak. Mereka diundang oleh sosok misterius ke sebuah pulau untuk alasan yang juga misterius. Kemudian satu per satu diantara mereka mati secara misterius. Hingga mereka mulai berspekulasi mengira jika mungkin saja pembunuhnya ada diantara mereka.

3-1
Salah satu scene film Hangout

Ketegangan mulai menyeruak ketika satu per satu dari mereka mulai mati. Namun tetap konten komedi mengundang tawa lebih mendominasi film ini. Film yang menarik dan cukup bagus menurutku. Walaupun menurutku ending filmnya kurang nendang serta motif si pembunuh kurang kuat. Entah mungkin karena kurang dieksplor atau apa, tapi saya rasa Radit bisa membuat yang lebih bagus dari itu. Atau juga karena saya yang terlalu berharap lebih pada film ini. Tapi secara keseluruhan, film Hangout merupakan tontonan keluarga yang menarik.

Telebih saya suka dengan akting para pemain terutama akting Surya Saputra yang meyakinkan dan terasa nyata. Ya wajar sih dia memang pemain film. Tapi yang mengejutkan adalah akting dari Prilly dan Soleh. Saya tidak menyangka mereka bisa menampilkan akting keren yang seperti itu. Saya tidak berlebihan jika bilang pandangan saya terhadap Prilly mulai berubah karena film ini. Overall, akting para pemain rata-rata bagus dan tidak mengecewakan.

Sekali lagi saya harus katakan film Hangout adalah film meanrik dari segi genre, cerita dan akting pemain. Jadi tidak salah jika saya merekomendasikan film ini utk anda tonton. Film ini cocok untuk anda yang tidak terlalu suka film thriller yang akan membuat anda tegang sejak awal hingga akhir film. Film Hangout adalah jawabannya, karena tidak akan membuat anda tegang setengah mati. Saya pun menonton ini lebih banyak tertawanya dibanding tegangnya. Filmnya cukup mengocok perut dengan lawakan ala Raditya Dika.

Nezar Ray | 06/01/2017

Advertisements

2 thoughts on “HANGOUT (2016): Pembunuhan Berantai yang Dibalut Comedy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s