[FILM] Winter In Tokyo (2016): Karena Cinta Harus Dirasakan Untuk Bisa Dimengerti

winter-in-tokyo-header

“Dari ratusan buku yang sudah kubaca, memang belum ada kalimat yang benar-benar membuatku mengerti tentang cinta. Karena ternyata cinta harus dirasakan untuk bisa dimengerti”. Adalah kutipan monolog yang diucapkan Keiko, si pemeran utama dalam film Winter In Tokyo. Merupakan adaptasi dari salah satu judul seri dalam buku tetralogi empat musim karya Ilana Tan. Winter in Tokyo mulai tayang di bioskop sejak kamis lalu (11/8/2016) dan masih tayang hingga tulisan ini diturunkan. Bergenre drama romantis dan disutradarai oleh Fajar Bustomi merupakan film yang cocok bagi para remaja atau pun bagi anda yang sudah lebih dulu membaca versi bukunya yang rilis tahun 2008 lalu.

Menceritakan tentang seorang perempuan keturunan Jepang-Indonesia yang tinggal di Tokyo bernama Ishida Keiko, diperankan oleh Pamela Bowie. Perempuan yang bekerja di perpustakaan ini tinggal di sebuah apartemen kecil dua lantai di pinggiran Tokyo. Ia bersahabat dengan kakak beradik Haruka (Brigitta Cynthia) dan Tomoyuki (Brandon Salim). Suatu ketika hidup Keiko berubah sejak kedatangan tetangga baru yang kamarnya terletak tepat di depan kamarnya. Pria itu adalah Nishimura Kazuto (Dion Wiyoko), seorang street photographer. Mereka cepat akrab, lalu menjadi dekat. Kazuto mulai menyukai Keiko. Kazuto sendiri terpaksa kembali ke Jepang setelah sepuluh tahun lamanya tinggal di Amerika. Alasannya pindah ke Jepang adalah Yuri (Kimberly Ryder), gadis yang ia cintai memutuskan akan menikah dengan temannya Jason.

winter-in-tokyo-640x267

Hingga suatu hari, Keiko bertemu kembali dengan cinta pertamanya saat masih SD yaitu Kitano Akira (Morgan Oey) yang kini sudah jadi dokter. Setelah bertukar nomor telepon, mereka jadi sering jalan bersama. Di malam natal pada musim dingin, Keiko gagal berkencan dengan Akira. Kazuto yang sudah pergi ke Kobe berinisiatif kembali ke Tokyo untuk menemani Keiko makan malam. Lalu esok harinya, Kazuto juga mengantar Keiko ke stasiun saat ingin berangkat ke rumah ibunya di Kyoto. Sebelum berangkat, Kazuto meminta Keiko untuk melepaskan Akira namun belum sempat melanjutkan kalimatnya. Ia bilang akan mengungkapkan alasannya setelah Keiko kembali.

Namun sayangnya, di hari itu Kazuto dikeroyok lima pria tak dikenal. Salah satunya memukul kepala Kazuto dengan tongkat baseball. Kazuto masuk rumah sakit dan koma. Saat sadar, ia tak dapat mengingat apa pun yang telah terjadi selama satu bulan belakangan. Kazuto menderita partial amnesia atau hilang ingatan sebagian. Ia bahkan tak dapat mengingat kenangan selama bersama Keiko. Keiko menunggu Kazuto berhari-hari tanpa kabar, menanti kalimat Kazuto yang belum selesai saat di stasiun waktu itu.

Poster-film-Winter-in-Tokyo

Film ini sangat indah, baik dari penyampaian rasa dan pengambilan gambarnya. Sudut-sudut kota Tokyo tergambarkan dengan indah sebagai latar tempat Winter in Tokyo. Dialognya menggunakan bahasa Indonesia yang baku mengingat bahwa karakter dalam buku seluruhnya merupakan orang Jepang asli. Sambil sesekali menyelipkan bahasa Jepang. Penggunaan bahasa baku justru merupakan pilihan yang tepat. Dalam film dipenuhi dialog dengan untaian kata indah dan menyejukkan hati soal cinta. Begitu puitis dan mengena di hati, kalau memakai istilah anak jaman sekarang, penonton akan dibuat baper (bawa perasaan) menonton film ini.

Disebut-sebut sebagai film Indonesia pertama yang seluruh pengambilan gambarnya di luar negeri. Ceritanya manis dan menggugah rasa yang menontonnya. Terutama keindahan pemandangan kota Tokyo menjadi nilai tambah film ini. Bagi saya suasana Jepang yang dibawa film ini sangat terasa. Jadi tunggu apa lagi silakan kunjungi bioskop kesayangan anda dan saksikan sendiri bagaimana sensasinya. Winter in Tokyo masih tayang di bioskop-bioskop seluruh Indonesia. Juga temukan jawabannya bagaimana akhirnya Kazuto mengingat kembali kenangannya bersama Keiko. Atau bagaimana akhirnya Keiko menemukan cinta sejatinya yang sempat hilang.

Nezar Ray | 17/08/206

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s