Temui Aku

Jangan berlari jika lelah
Jangan menahan jika rindu
Berhentilah dan temui aku
Bawakan aku coklat hangat

Biarkan alunan kata mengalir
Samakan irama degub jantung
Kali ini saja lepaskan egomu
Lupakan segala rintangan

Aku ingin bertemu denganmu
Berbicara dan saling bercanda
Seperti dulu saat bersama
Saat egomu tak meraja

Nezar Ray | 17/01/2019

Iklan

Sebuah Tanya

Questions mark

Sebuah tanya mengalir dalam imajiku
Berusaha mencari jawab tentangmu
Tentang teka-teki tak terungkap
Yang menyelimuti sosokmu yang fana
Akankah berwarna ataukah kelabu
Entah kini atau pun nanti
Aku menanti hari tersebut tiba
Berharap dapat jawab dari bibirmu
Membuka tabir kelabu tampakkan sinar

Nezar Ray | 12/12/2018

Belajar Makna Hidup dari Pooh

9781405280846

Kemarin saya habis membaca salah satu bab dari buku Winnie The Pooh karya A.A. Milne. Memang buku anak-anak namun tersirat makna yang luas di dalamnya. Ada satu dialog yang menarik perhatianku, yaitu dialog antara Rabbit dan Pooh. Ketika Rabbit mengunjungi rumah Pooh untuk meminta bantuan mencari temannya yang hilang. Kemudian sponton Pooh menanyakan “Apa kau menginginkannya untuk melakukan sesuatu?”. Jawaban Rabbit lah yang menarik perhatianku, katanya “Aku tidak menginginkannya. Tapi akan berguna jika kita mengetahui dimana semua teman dan kerabat kita berada, walaupun kau menginginkannya atau tidak.” Jawaban yang sederhana namun amat bermakna.

Kerap kali kita hanya mencari atau menghubungi teman saat sedang butuh. Kemudian melupakannya saat tidak membutuhkannya. Jujur saya pun kadang juga seperti itu. Perkataan Rabbit tersebut sangat tepat. Berapa diantara kita yang menghubungi teman lama hanya ketika membutuhkannya. Memandang teman sebagai alat pertolongan ketika sedang dalam kesulitan. Lalu saat senang, melupakan sosok teman tersebut.

Dialog tersebut memberikan makna pentingnya seorang teman. Apa salahnya bertanya kabar, meskipun tidak sedang membutuhkan pertolongannya. Apalagi di masa kini saat kita dikelilingi oleh teknologi canggih. Tak perlu mengunjunginya, cukup mengetik pesan bertanya kabar dan berharap dia baik-baik saja. Banyak yang bilang internet mendekatkan yang jauh. Kenapa tidak menggunakannya untuk menyambung tali silaturahmi. Asal jangan menjauhkan yang dekat. Pergunakan dengan sebaik-baiknya, niscaya satu kebaikan akan dicatat oleh malaikat sebagai penggugur dosa.

Itu hanya salah satu bab dari buku tersebut. Masih banyak bab lain yang sarat makna jika dicerna dengan seksama. Pooh dan kawan-kawan mengajak kita belajar makna kehidupan dari hal yang kecil. Belajar dari sesuatu yang mungkin luput dari pandangan kita orang dewasa yang mulai egois oleh fananya dunia. Hal menarik yang dapat dipetik adalah kita bisa belajar makna kehidupan dari manapun bahkan dari buku anak sekalipun.

Mengawali Chat Dengan ‘P’

Pernah gak sih kalian mendapatkan chat dari seseorang dan isinya hanya huruf P. Dulu lumayan sering tapi sekarang mulai agak jarang. Seringnya saat mendapatkan chat ini lebih sering gak saya balas. Lagipula apa yang harus dibalas dari chat yang isinya hanya P. Apa mesti kubalas dengan Q,R,S,T,U bla bla bla. Emangnya lagi main sambung huruf. Lalu kenapa sih harus mengawali chat dengan P. Daripada itu bukankah lebih baik jika langsung memanggil nama atau langsung ke maksud tujuan. Saya tipe yang lebih suka to the point dibandingkan basa basi babibu.

5 Cara Balas Kata PING!!! di BBM[7]

Saya rasa trend chat yang diawali dengan P ini dimulai di era bbm. Dimana pada saat itu pada aplikasi bbm terdapat fitur “ping” yang fungsinya adalah untuk memanggil kontak tujuan jika chat kita tak kunjung dibaca. Tapi saat itu saya termasuk yang jarang menggunakan fitur ping tersebut. Memang sih saat di ping, hpnya akan memaksa bergetar  tapi gak efektif juga. Sudah di ping berapa kali pun tetep aja chat saya gak dibaca juga. Sedih ya hahaha. Makanya saya lebih suka menunggu atau kalau lagi urgent banget terpaksa saya telepon langsung orangnya.

Kemudian bergeser ke whatsapp, ada beberapa orang yang susah move on dari bbm dan masih menggunakan ping tersebut dan disingkat dengan P. Maksud tujuannya sama yaitu untuk memanggil orang yang dituju, bedanya tidak memaksa bergetar seperti bbm. Ya karena cuma chat jadi gak ngefek apa-apa. Tapi saya perhatikan mereka yang kirim chat P itu mungkin hanya untuk mengecek apakah orang yang dichat hpnya aktif atau gak, cheklist 1 atau 2. Maka dari itu saya seringnya hanya baca chat tersebut aja tapi gak kujawab. Atau kadang kujawab dengan tanda tanya (?), mengisyaratkan bahwa saya sedang online kamu mau ada perlu apa. Begitu.

Menurutku sih daripada cuma chat huruf P aja lebih baik panggil namanya saja. Lebih beretika dan sopan. Apa susahnya mengetik namanya, gak bikin jempol kapalan kan huehehe. Budayakan bersikap sopan dan beretika meskipun itu misalnya ke sahabat baik atau keluarga yang udah deket banget. Jika anda ingin dihargai, coba hargai dulu orang lain. Kurang lebihnya begitu.

Nezar Ray | 7/12/2018

 

Tentang Mimpi dan Hidup

Live_Your_Dream

Semua orang pasti mempunyai mimpi, tentang sesuatu yang ingin mereka wujudkan. Mimpi, suatu hal yang tak kasat mata, tak berbentuk namun memiliki kekuatan untuk menggerakkan. Mimpi bersemayam dalam angan yang mampu menggerakkan manusia untuk tetap berlari dalam jalurnya. Mimpi juga yang membuat kita masih bersemangat hidup. Mimpi memberikan harapan bahwa segala hal yang kita perjuangkan kini suatu saat akan membuahkan hasil yang nyata. Hasil itulah yang adalah realisasi mimpi yang selama ini kita bayangkan dan ingin wujudkan.

Mimpi adalah tujuan yang ingin kita gapai. Tentang hidup dan memiliki mimpi adalah kesatuan yang tak terpisahkan. Memang mimpi tak berbentuk, tak dapat disentuh dan tak nyata, akan tetapi mimpi dipercayai untuk diwujudkan. Setiap orang memercayai mimpinya bahwa suatu saat ia akan berdiri tegap dalam realisasi mimpi yang semula abstrak dalam angan kemudian menjadi kenyataan yang absolut. Mimpi adalah suatu motivasi yang dapat menggerakkan kita untuk berproses mewujudkan suatu tujuan.

Perjalanan menuju mimpi tidak mudah, kita akan dihadapkan pada segala rintangan yang menguji kesabaran. Di jalan akan dicemooh orang, ditertawakan perihal mimpi yang kita genggam. Lalu bukan tidak mungkin kita akan jatuh, tidak sekali tapi berkali-kali. Namun lagi-lagi mimpi itu yang akan menguatkan kita agar tetap fokus pada tujuan. Tidak menyerah dan tetap gigih meraihnya.

Berhadapan pada kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Namun itulah momen dimana kita akan belajar dari kegagalan tersebut. Kemudian bersabar, menentukan langkah berikutnya agar tidak gagal pada kedua kalinya. Justru kegagalan itu yang akan menguatkan kita. Tidak menyerah melainkan bangkit dan tetap berjalan. Siklus tersebut yang kita sebut dengan proses. Perjalanan meraih mimpi dan segala proses yang kita jalani tersebut merupakan bagian dari hidup.

Tidak ada hidup yang mudah. Dinamakan hidup, karena memang itu sulit. Beberapa ada yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya karena beban hidup yang begitu berat dipikul hingga mereka tidak kuat. Sesekali jatuh lalu merasa diri sendiri tidak berguna. Namun saat itu pula kita harus segera bangkit dan tersenyum menghadapi semuanya.

Temukan kembali motivasi awal alasan kita hidup. Lepaskan sejenak beban di bahu, perhatikan lingkungan sekitar, bernafas perlahan, melambatlah dan pandanglah dunia bahwa semua akan baik-baik saja. Tiada yang instan, segala mimpi memerlukan proses. Bersabar, nikmati hidup sebahagia mungkin dan tetap berjalanlah pada jalur. Pada akhirnya semua akan indah pada waktunya.

Nezar Ray | 10/09/2018

[BUKU] Ubur-Ubur Lembur

Baru aja selesai baca buku ‘Ubur-Ubur Lembur’ karangan Raditya Dika dan suka sekali dengan cara penyampaian ceritanya yang santai dan tidak berbelit-belit. Sebenarnya dari semua bukunya Raditya Dika, baru buku ini yang saya niatin beli dan baca. Jujur awalnya saya nggak begitu tertarik dengan karyanya Radit, karena hampir semua karyanya selalu tentang cinta-cintaan. Baru saat dia membuat film Hangout, Raditya Dika mulai menyita perhatianku. Mulai dari situ, saya mulai ngikutin semua perkembangan tentang dia.

Hingga akhirnya saat dia ngeluarin buku ini, saya niatin beli buku ini. Pengen tau aja seberapa bagus sih bukunya, kok sampe banyak yang suka buku-buku tulisan dia. Ternyata memang bagus kok tulisannya. Cara penyampaiannya santai, saya bacanya berasa seperti dibacain langsung sama dia. Setiap bab sarat akan komedi (yaiyalah namanya juga buku komedi), walaupun ada beberapa jokes yang udah pernah saya denger dari dia ketika di tv atau pun youtube.

Dia nggak segan menceritakan kisah terburuk hingga memalukan yang pernah dialaminya ketika masih kecil. Hingga pada akhirnya saya pun beranggapan kalau ternyata dia waktu kecil polos banget. Bayangin aja masa berkali-kali dia hampir kena rampok/palak orang. Bahkan ketika dia SMA dia pernah dipalak anak SMP di mall. Tapi dari cerita menyedihkan itu, ia mampu mengemasnya menjadi komedi. Yang saya salut padanya yaitu karena ia berani menertawakan hal yang mungkin untuk sebagian orang adalah memalukan. Bagusnya adalah buku ini nggak melulu soal komedi, kadang juga dia menyisipkan beberapa hal tentang kehidupan. Ceritanya fresh tapi nggak jauh-jauh dari kehidupan kita.

Awalnya agak aneh aja, kenapa diberi judul ubur-ubur. Maksudnya dari berbagai spesies binatang yang ada di bumi kenapa mesti ubur-ubur dan kenapa juga lembur. Saya baru dapat jawabannya di bab terakhir, disana dijelaskan filosofinya ubur-ubur dan juga kenapa lembur. Mendingan baca sendiri deh biar gue nggak spoiler banget. Semua bab kental banget komedinya, hanya di bab terakhir entah kenapa aku merasa bab itu lebih membangkitkan semangat. Di bab terakhir itu, dia menceritakan proses bagaimana dia akhirnya memutuskan menjadi penulis hingga akhirnya berada pada posisi sekarang ini.

Buku ini bisa dibaca dimana aja, lagi di ruang tunggu atau pun lagi di tengah keramaian pun tetap bisa dinikmati dengan baik. Bahasanya ringan jadi nggak perlu terlalu mikir untuk memahaminya. Dan yang pasti menghadirkan tawa, cocok untuk kamu yang ingin melepaskan beban sejenak dari rutinitas yang melelahkan.

CAT STORY: Kisah Tumbuh Kembang Dua Anak Kucing

Setelah video prolog Cat Story di youtube, akhirnya saya masuk pada episode pertama dua anak kucingku yang lucu. Video ini berfokus pada tumbuh kembang dua anak kucing yang kuberi nama Cookie dan Bisty. Cookie si coklat belang berekor panjang yang sangat manja dan suka dielus. Sementara Bisty adalah si kucing berbulu dasar putih bertotol coklat dan berekor pendek yang sangat menyukai makan hingga akhirnya kini ia menggendut.

Mengingat dari video prolog sebelumnya, saya telah memperkenalkan Pussy kucing yang kurawat sejak kecil. Dialah induk dari kedua anak kucing ini. Rumah semakin ramai dan tentunya tanggung jawab semakin besar. Tapi itu semua terbayar dengan melihat mereka dapat tumbuh dengan baik dan sehat. Dua kucing kecil yang dulunya penakut dan melihat dunia begitu besar untuknya, kini mereka tumbuh menjadi kucing pemberani yang selalu penasaran terhadap hal baru.

Segala hal yang tampak baru, mungkin awalnya terlihat menakutkan. Namun, kita hanya perlu memberanikan diri untuk menyentuhnya dan berkenalan terhadap hal baru itu. Tapi seiring berjalan waktu, hal itu akan menjadi biasa. Itu adalah bagian kecil pembelajaran yang saya dapatkan dari tingkah laku anak kucing yang rapuh dan khawatir terhadap dunia. Dunia memang terlihat besar, tapi ada hal yang lebih penting yaitu membesarkan hati kita agar dapat menaklukkan dunia. Berani bukan berarti tidak takut melainkan melawan rasa takut untuk dapat melangkah dengan percaya diri.

CAT STORY: Tentang Cerita Kucingku

Awalnya tak pernah berniat sedikitpun untuk memelihara kucing. Hingga suatu hari datang kucing kampung, ya sebut saja kucing lokal biar kerenan dikit. Dia datang bersama seekor anaknya yang lucu. Beberapa lama kemudian si induk kucing tersebut meninggalkan anaknya di depan rumahku. Aku yang merasa kasihan, sesekali memberinya makan sisa makananku. Hingga akhirnya aku meniatkan membeli makanan kucing untuk dia makan.

Singkat cerita, aku memelihara anak kucing tersebut yang kuberi nama Pussy (betapa kreatifnya aku memberi nama kan?! haha). Waktu berlalu kucing tersebut sudah bertumbuh besar. Handphoneku dipenuhi oleh foto dan videonya, bahkan lebih banyak fotonya dibandingkan fotoku. Aku menyayanginya. Hingga suatu hari ia hamil dan melahirkan anak kucing yang lucu-lucu.

Berawal dari sana, aku berniat membuat content ini yang kuberi nama “Cat Story“. Merupakan cerita tentang kisah lucu mereka yang mewarnai hidupku. Kadang kesel tapi juga membawa senyum. Ini baru permulaan, selanjutnya aku ingin membagi cerita kucingku kepada kalian semua. Silakan ditonton cerita mereka di akun youtube NEZAR Productions.

Berburu Buku Murah di Big Bad Wolf

Big Bad Wolf (BBW), pameran buku internasional kembali digelar di Indonesia. Kali ini mereka menyelenggarakannya di ICE BSD City, Tangerang. Resmi dibuka mulai tanggal 29 Maret 2018, BBW akan berlangsung selama 12 hari nonstop selama 280 jam dan akan berakhir pada tanggal 9 April 2018. Sebagai informasi, tahun ini merupakan kali ketiga mereka mengadakannya di Indonesia setelah tahun 2016 dan 2017 silam lumayan sukses menjaring pengunjung. Big Bad Wolf sendiri merupakan pameran buku internasional yang pertama kali diadakan di Kuala Lumpur pada tahun 2009. Berawal dari sebuah event obral cuci gudang dari berbagai jenis buku yang paling laku dan buku anak-anak hingga buku yang langka.

Akses transportasi kesana pun cukup mudah, kita bisa menggunakan kereta api antar-kota kemudian turun di stasiun Rawa Buntu. Waktu itu saya sempat salah turun di stasiun Serpong, dan akhirnya saya harus naik taksi online karena sudah terlanjur beli tiket kereta yang turun disana. Maka dari itu saya sarankan, lebih baik turun di Rawa Buntu, karena disana sudah disediakan bus gratis menuju ke venue tempat diselenggarakannya pameran buku.

Saat itu saya pergi tanggal 31 Maret 2018, bertepatan pada hari libur nasional, pengunjungnya lumayan ramai. Ruangannya luas sekali, seharian mengelilinginya saya rasa kurang puas. Buku yang dijual juga banyak sekali, kabarnya mereka menyediakan sekitar 5,5 juta buku. Semua bukunya terdiri dari buku impor berbahasa Inggris, buku lokal dengan bahasa Indonesia dari 10 penerbit lokal, serta buku dengan Bahasa Mandarin. Bahkan buku anak pun ada. Jika dihitung persentasinya sekitar 70-80% yang berbahasa Inggris, 1% berbahasa Mandarin dan sisanya yang bahasa Indonesia.

Sementara untuk harga, buku impor dihadirkan berkisar Rp 25,000 – Rp 350,000 setelah diskon, sedangkan buku lokal mulai dari Rp 4,000 – Rp 90,000. Namun untuk buku-buku edisi khusus ditawarkan dengan harga yang berbeda, seperti misalnya buku Star Wars yang harganya sekitar Rp 2 juta. Beberapa buku khusus ini berisi konten tentang arsitektur, biografi, komunikasi, desain grafis, dan lainnya.

Di dalam ruangan pameran, mereka juga menyediakan sudut khusu untuk menjual makanan dan minuman. Sehingga penunjung yang merasa kelelahan berkeliling tidak perlu pergi keluar untuk makan dan minum. Bukunya banyak, suasananya juga menyenangkan, petugasnya juga cukup ramah, overall pengalaman yang menyenangkan. Walau antri bayar ke kasirnya harus melalui antrian yang sangat panjang tapi menurut saya itu sudah cukup teratur.

IMG20180330142811

Event Big Bad Wolf Sale Book masih dibuka sampai tanggal 9 April nanti. Bagi anda para pecinta buku jangan melewatkan event ini karena semua buku dijual jauh lebih murah dari buku aslinya. Walaupun post ini sudah lumayan terlambat karena berbagai kesibukan tapi tetap sempatkan datang ke pameran buku ini. Masih ada beberapa hari tersisa sebelum event ini akan habis. Bahkan kabarnya mereka menambahkan stok buku buru. Ayo jangan lewatkan.

Mengapa Bangau Tak Bisa Terbang

Pada zaman dahulu kala, burung bangau dapat terbang tinggi. Namun karena dapat terbang dengan indah, ia menjadi sombong dan egois. Bangau merasa bangga pada dirinya sendiri yang cantik, anggun dan rupawan dengan bulunya yang putih bersih. Ia bersahabat dengan kepiting kolam air tawar.

Suatu waktu Bangau yang sedang terbang merasa kelaparan karena belum makan. Tak sengaja dari kejauhan, ia melihat sebuah kolam ai tawar. Lantas ia segera pergi kesana untuk mencari ikan sebagai santapan siangnya.  Sampai disana tak sengaja ia bertemu dengan kepiting, sahabatnya.

“Hai Bangau,” sapa Kepiting lebih dulu.

“Hai Kepiting, sedang apa kau disini,” tanya Bangau.

stork

“Aku sekarang tinggal di kolam ini, Bangau. Biarpun kolam ini kecil, aku senang -tinggal disini karena disini banyak ikan-ikan temanku. Jadi aku tak pernah merasa kesepian. Mereka sangat baik,” jawab Kepiting. Mendengar itu, otak licik Bangau muncul untuk mengerjai kepiting.

“Eh kepiting tahukah kau di atas bukit sana ada kolam yang lebih indah daripada disini”, cerita Bangau. “Kolam disana terdapat air terjun yang indah dan airnya juga sangat jernih hingga kau dapat bercermin di airnya.”

“Benarkah bangau?”, tanya Kepiting antusias.

“Iya kepiting, aku bisa mengantarmu kesana jika kau mau”, ujar Bangau menawarkan bantuan.

“Tapi aku tak bisa meninggalkan sahabatku, ikan-ikan disini. Lagipula aku senang tinggal disini. Sudahlah tak apa,” jawab Kepiting lagi.

“Jangan khawatir, Aku bisa membantu teman-teman ikanmu untuk pindah kesana. Mereka bisa naik ke dalam paruhku dan akan kubawa mereka terbang kesana”, ujar Bangau dengan rencana liciknya.

“Benarkah bangau? Kau mau melakukannya. Ah kau baik sekali”, puji Kepiting.

“Ah bukan apa-apa, kita kan teman”, jawab Bangau lagi.

“Baiklah kalau begitu, aku mau. Tolong antar teman-temanku lebih dahulu. Setelah itu baru kau antar aku kesana,” ucap Kepiting.

Akhirnya Bangau membantu ikan-ikan pindah ke kolam baru. Sedikit demi sedikit ikan-ikan dinaikkan ke dalam paruh Bangau. Bangau mulai dengan membawa lima ikan di dalam paruhnya yang berisi air agar ikan-ikan dapat bernafas. Lalu pergilah Bangau pergi ke kolam indah yang ia ceritakan pada Kepiting tadi.

“Baiklah, hati-hati ya Bangau.”, ucap Kepiting sambil melambaikan capitnya ke arah Bangau yang terbang menjauh mengantar ikan-ikan.

Tak berapa lama, Bangau kembali lagi dengan paruhnya yang sudah kosong bercerita bahwa ia sudah memindahkan lima ikan tersebut ke kolam yang baru. Kemudian Bangau kembali mengisi paruhnya dengan tumpangan ikan-ikan selanjutnya. Begitu seterusnya hingga pada ikan-ikan yang terakhir.

“Ini yang terakhir, Bangau. Selanjutnya kau bawa aku kesana. Hati-hatilah”, ujar Kepiting.

“Tenang saja Kepiting, mereka pasti akan sampai dengan selamat.”, ujar Bangau kemudian.

Tak berapa lama setelah bangau pergi mengantar ikan-ikan terakhir di paruhnya, Kancil melewati kolam tempat kepiting tinggal. Lalu Kancil menyapa Kepiting.

“Hai kepiting, apa kabar?,” sapa Kancil.

“Hai juga Kancil, kabarku baik,” jawab Kepiting. “Aku berencana akan pindah dari kolam ini. Bangau membantu aku dan ikan-ikan pindah ke kolam disana yang lebih indah,” cerita Kepiting.

Kancil tampak heran karena dalam perjalannya ia sempat bertemu dengan Bangau. “Bangau? Tapi sejak tadi aku lihat Bangau sedang asik makan ikan disana,” Kancil keheranan. “Malah sampah-sampah tulang ikan bekas makannya tak dibersihkannya.

Rupanya ikan-ikan teman kepiting yang hendak dibawa pindah ke kolam lain disantap dengan rakusnya oleh Bangau. Bangau berbohong pada Kepiting sahabatnya sendiri. Mendengar ucapan Kancil tersebut, Kepiting marah besar. Ia ingin membuat perhitungan dengan Bangau yang telah berbohong kepadanya.

Kemudian tampak kedatangan Bangau terbang menghampiri Kepiting tanpa rasa berdosa. Bangau tidak mengetahui bahwa Kepiting sudah mengetahui perbuatan jahatnya yang telah memakan ikan-ikan teman Kepiting. Lantas ketika Bangau turun ke daratan, tanpa basa basi Kepiting langsung menyerang Bangau dengan capitnya. Bangau kesakitan, ia ingin segera terbang pergi tetapi Kepiting dengan buas menyerang sayap Bangau hingga ia tak mampu terbang lagi. Bangau hanya dapat meminta ampun atas perbuatannya.

Bangau memahami atas sikap Kepiting yang marah terhadapnya. Ia telah merusak kepercayaan yang telah diberikan Kepiting kepadanya. Bangau menyesal telah berbuat jahat pada Kepiting, ia berjanji tidak akan melakukannya lagi. Namun Kepiting sudah terlanjur marah dan persahabatan mereka telah dirusak oleh perbuatan Bangau. Alhasil Bangau tak lagi dapat terbang dan hanya dapat berjalan di sekitaran air sambil mencari ikan. Sejak saat itulah seluruh keturunan Bangau tak dapat terbang seperti burung bangau yang dapat kita lihat sekarang.

Nezar Ray | 24/09/2017